KEJADIAN RINTANG JALAN (LONGSOR) KM.13+800/900 PETAK JALAN BATU TULIS – MASENG, JAWA BARAT
01 Maret 2018

     Pada tanggal 5 Februari 2018 pukul 12.45 WIB telah terjadi bencana alam tanah longsor pada jalur kereta api KM.13+800/900 antara Batutulis – Maseng. Peristiwa bencana alam tanah longsor ini terjadi di kampung Maseng, kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor. longsornya tubuh baan sepanjang 27 meter ini mengakibatkan jalur kereta api menggantung tanpa ada dasar / tumpuan dan berhentinya operasional kereta api penumpang dan barang dari Bogor menuju Sukabumi dan sebaliknya.

    EVP Daerah Operasi 1 Jakarta PT Kereta Api Indonesia (Persero) menunjuk PT Modern Surya Jaya untuk melakukan pekerjaan perbaikan struktur tanah dan jalur kereta api dengan tujuan dapat dilewati kembali oleh kereta api. Pekerjaan konstruksi ini telah dimulai pada tanggal 7 Februari 2018.

    Sebanyak 6 (enam) korban luka ringan dan berat telah dibawa ke Rumah Sakit terdekat, sedangkan sebanyak 5 (lima) korban jiwa yang tertimbun tanah longsor telah diketemukan. Korban merupakan 1 (satu) keluarga terdiri dari ibu dan 4 (empat) anaknya bernama Nani Nuraeni, Alan Maulana, Adit Pratama, Aldi Muhammad, dan Aurel. Korban selamat telah diungsikan oleh Kepala Desa Warungmenteng ketempat kontrakan 1 (satu) Rumah yang aman, serta memberikan bantuan pakaian dan makanan kepada korban yang selamat.

    Pendataan jumlah relokasi Rumah Penduduk yang ada diwilayah pasca bencana Tanah longsor berjumlah 15 (lima belas) Kepala Keluarga yang berjumlah 70 (tujuh puluh) jiwa. Pihak Pemerintah Desa agar dapat menyediakan tempat untuk relokasi Penduduk yang berada dilokasi Bencana tanah longsor. Pekerjaan perbaikan jalur kereta api menggunakan metode pembangunan jembatan sementara (temporary bridge) dengan konstruksi H-Beam, rencana perkuatan lereng dengan melakukan survey dan kajian teknis, dan pembangunan sistem drainase.

    Pemasangan semboyan 3 di lokasi petak jalan batutulis-maseng agar kegiatan penanganan longsor dapat berjalan sampai jalur kereta api dapat beroperasi kembali dan dinyatakan aman bagi perjalanan kereta api. Sementara itu segera dilakukan penanganan permanen.